Rabu, 25 Juli 2018

Spot foto asik di TPA Pakusari Jember

Ada yang sudah tau di mana itu TPA Pakusari? betapa banyaknya sampah kan yang kalian bayangkan. Atau kalian bayangin banyaknya lalat-lalat hijau besar yang berkeliaran? Duh jangan lagi deh bayangin hal-hal tersebut. Memang sih namanya TPA (Tempat Pembuangan Akhir) pasti bau, banyak lalat, dan juga di sana-sini ada tumpukan sampah nah sekarang taman depan TPA diubah sedemikian rupa dan jadi spot foto asik kekinian yang lagi hits loh.

Gapura TPA Pakusari Jember

Cafe Daur Ulang
Kalian bisa bayangin gak misal kalian lagi ngafe nah perabot, furniture bahkan hiasannya dari barang daur ulang? Nah, jika kalian pergi ke taman TPA Pakusari bagian depan kita akan disambut dengan taman daur ulang yang di dalamnya didesain menyerupai cafe dari bahan daur ulang. Ada apa saja sih di taman tersebut? Yuk sini simak...
1. Gantungan bunga dari botol plastik
2. Tempat duduk dari kaleng bekas drum
3. Hiasan lampu terbuat dari susunan lembaran plastik yang membentuk bunga
4. Terdapat pojok kompor berbahan bakar metan
5. Potongan kaleng bekas drum dijadikan aquarium untuk memelihara ular.
Bunga gantung

Tempat duduk bekas drum


Aquarium ular

Wow banget sekarang!
Jika flash back saat moment itu aku teringat betapa gersangnya TPA Pakusari saat awal ke sana pada tahun 2014. Saat itu dalam rangka praktek kuliah mata kuliah Pengetahuan Lingkungan Hidup jadi ke sana bertujuan untuk melihat kondisi tumpukan sampah dan juga mengetahui cara pengolahan sampah. Tidak dinyana saat ke tempat tersebut lagi (Rabu 25/6) tiba-tiba tercetuskan wow banget wajah TPA Pakusari sekarang. Banyak hamparan tumbuhan hijau yang menyapa kita, ini membuat taman TPA Pakurasi yang bertuliskan I Love (bentuk hati) Jember ini menjadi daya tarik masyarakat setempat dan juga pendatang.


Taman

Spot foto unik
Yah saat ini kekhawatiran TPA berbau tidak enak sudah tidak lagi hinggap di pikiranku karena sekarang berbeda dari jaman silam. Terdapat kursi taman dengan quote ya bisa di bilang kata mutiara lucu tapi tegas! Di sisi satunya terdapat bangku taman dengan background yak maksudnya bentuk hati. Wah nggak dinyana ternyata background bentuk hati tersebut terbuat dari tutup botol.

Spot foto bentuk hati

Yuk ke bukit pasif! di sana terdapat spot foto asik lainnya loh! Ada balon udara yang berisi nasehat mengenai jagalah kebersihan di sisi lainnya juga terdapat spot foto. 1 spot foto lainnya ini terdapat taman landscape yang menyejukkan hati. Hihi namanya juga spot baru banyak dihinggapi muda-mudi untuk bersua foto.
Taman Zona Pasif

Seneng ya kita punya spot foto-foto ini yang bikin Jember Makin Rame untuk itu kita sebagai penikmat sebaiknya menjaga kebersihan lokasi tersebut dan juga dengan sangat agar kita tidak untuk usil merusak fasilitas itu.

TPA Pakusari Jember
Krajan, Kertosari, Pakusari, Jember Regency, East Java 68181
Buka pukul 08.00 - 16.30 
Lokasi google map klik di sini 

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Taman Botani Sukorambi dan Blogger Jember Sueger 

Taman Koi Botani Sukorambi Tombo Ati Pecinta Ikan Hias

Saat itu Sabtu (2/6) tepatnya pukul 15.00 aku menuruni jalan yang menjadi akses golf car dan kendaraan pengunjung Taman Botani Sukorambi  Duh, sepertinya aku telat deh kok sudah banyak mas-mas, bapak-bapak pakai kaos hitam entah mereka anak kembar (hoho sepertinya bukan) atau memang janjian pakai kaos hitam. Tak lama acara pembukaan Taman Koi Taman Botani Sukorambi Jember dibuka. Acara pertama kami digiring penyelenggara menuju kolam koi yang terdapat perahu bebek kayuh.






Banyak banget!!!
Yey, inilah kolam ikan yang sekejap jadi ramai ya gimana nggak ramai ada mbak cantik lagi pose di sana (hem aku cantik juga loh sayangnya tak jadi objek pandang). Ah lupakan…yeye spot ini bikin tangan pengen nyemplung saja dan akhirnya kucemplungkan kedua tanganku bermain dengan baby koi. Gemes deh banyak banget baby koinya bikin pengen dibawa pulang aja^^.



“Jangan takut celupkan saja tangannya”
Lanjut deh ke tempat kolam koi indukan waduh tombo atiku nemen rek. Seketika hati adem karna tanganku nyemplung kolam koi lagi. Ada beragam ikan koi di kolam tersebut (letaknya tidak jauh dari pondok seni atau berdekatan dengan kandang burung merak) mulai dari jenis sushui, gin matshuba, kohaku, taisho sanke, dll. Sejak ku mengenal ikan-ikan koi ini rasanya ku jatuh cinta pada pandangan pertama dan ingin memilikimu (alay soro kata-kataku ini ^^) tapi memang benar karena ingin menyatukan mereka dengan 5 ikan hiasku (jenis komet) hehe curhat kebablasan sepertinya karena saat itu telat saat pembagian bibit koi L. Bagaimana tidak lah aku fokus banget beri makan si koi super jumbo ini, “jangan takut celupkan saja tangannya nanti ikan koinya menghampiri” salah satu ibu-ibu memberi semangat saat aku menggenggam makanan ikan yang berusaha melawan rasa takut digigit koi ternyata tidak! Pok…pok…pok begitulah gambaran si koi ketika jemariku melepaskan butiran pakan ikan. Oya aku dibolehin memberi makan induk koi loh secara beberapa petugas saat itu membagikan segelas pur (makanan ikan) jadi adegan ini di bawah pengawasan petugas yak^^.




Aku kangen!
Tak bisa rasanya menjauh dari ikan koi yang pernah aku beri makan akhirnya di lain hari aku kembali lagi (Rabu, 25/7) untuk menemui mereka. Tapi saat ini aku awali dengan bersua foto dari spot pompa air (hydraulic) ini sumber air alami yang selalu mengaliri kolam renang yang ada di Taman Botani ini selain itu di percabangan lainnya (terpisah dengan aliran untuk kolam renang) untuk mengairi kolam ikan koi yang anakan. Duh gemes deh, aku kangen kamu koi-koi kecil! Hehe akhirnya kucelupkan lagi tanganku bermain-main dengan mereka, lihainya mereka berenang kesana-kemari lucu! Cus lanjut mengunjungi si koi induk yang gembul nan menggemaskan maklum namanya juga pencinta ikan hias bawaanya selalu begini setiap bertemu ikan. Kolam mungil ini tempat favoritku duduk merenung dan tangan dicelupkan buat menyapa indukan koi-koi ini^^

Bagaimana tidak Jember Makin Ramai lah Taman Botani Sukorambi ini sangatlah inovatif dalam mencari peluang pengunjung untuk selalu berekreasi dengan keluarga mereka di tempat ini. Namanya juga objek Destinasi Wisata Jember yang saat ini makin inovatif dalam mengembangkan potensi yang ada mulai dari kolam koi yang baru dibuka beberapa bulan lalu, pondok rapat gaharu, area barbeque outdoor, pondok seni, dll ini semua ada di Taman BotaniSukorambi. Dekat dengan pusat kota, tiket murah 12.000 (Senin-Jumat) 20.000 (Sabtu, Minggu, dan hari Libur Nasional) , fasilitas super lengkap sekelas wahana rekreasi di Malang.




Taman Botani Sukorambi
Buka Setiap Hari (Kecuali hari Jumat) pukul 07.00 - 16.00 WIB
Jl. Mujahir, Sukorambi, Kabupaten Jember,  Jawa Timur 68151, Indonesia
Informasi : http://tamanbotanisukorambi.com/
Lokasi google map klik di sini 
0851-0070-7600

Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Taman Botani Sukorambi dan Blogger Jember Sueger