Sabtu, 14 April 2018

Jember Punya Taman Botani Loh!

Wah...perjalanan tak terduga di Bulan April 2018 ini. Sebelumnya ya tidak terencanakan eh tiba-tiba di beranda obrolan ada daftar nama-nama yang ikut hangout di Taman Botani Sukorambi. Hayo ada yang tau di mana itu Taman Botani Sukorambi-Jember? Yuk tebak ada di mana... eng ing eng sini ikuti perjalanan cintaku eh maksudnya perjalanan liburanku.

Tepatnya Minggu, 7 April 2018 di kala panas menjemput ke sana hehe puji Tuhan ada gandengan sebut saja mbak Nr^^. Selain itu kami ke sana dalam rangka Destinasi Wisata Jember bersama teman Blogger Jember Sueger. Wah amazing sekali Taman Botani Sukorambii saat ini terakhir ke sini sudah 5 tahun yang lalu saat mengikuti Orientasi Mahasiswa Baru. Seneng campur aduk jalan-jalan sehat dan sekaligus nostalgia masa lalu bersama mbak Nr teman kuliah sekelasku.

Baca juga : SERUNYA WISATA SERBA HIJAU DI JEMBER

Yuk ikut terbenam dalam pengalaman ceritaku ya. Tempat pertama yang membuat mataku terbelalak adalah Taman Kelinci dekat tempat parkir motor yey mumpung sepi yuk cekrek-cekrek dulu. Kita lanjut menapaki tangga kenangan yang jumlahnya beranak pinak ya. Tak jauh dari tangga kami menemui teman blogger yang lain di taman bermain. Walah kami bertemunya di tempat kenangan dulu lagi saat ospek yakni taman bermain, ada 2 macam ayunan, jungkat-jungkit, tangga yang melengkung dan tempat duduk taman.



Tangga akses jalan menuju lokasi

Jalan menuju pintu keluar untuk pengunjung dan kendaraan.

Haiii, kalian mulai penasaran ya seperti apa kolam renang lengkapnya Taman Botani Sukorambi? Tempat selanjutnya yang seger-seger ya kolam renang mulai dari kolam renang dewasa kedalaman mulai 100cm, kolam renang kedalaman 60 cm , dan juga kolam renang fantasi mungkin kedalamannya sekitar betis anak-anak. Lah loh kok sekarang ada kolam lele yang dulunya aku lihat di foto dokumentasi Taman Botani yang di Google Map adalah kolam bunga teratai. Di kolam untuk bebek-bebekan, perahu karet kini dilengkapi fasilitas balon bola yang di dalamnya diisi angin dan bisa memuat 2 anak-anak/ 1 orang dewasa.

Baca juga : YUK MEMBUAT AIS KEPAL MILO TAPI HILO 

Kolam renang anak-anak (di halaman paling belakang)

Kolam renang untuk dewasa

Hihi lewati dulu ya jenis-jenis perkolaman karena ke Taman Botani Sukorambi ini niatnya cekrek-cekrek sekaligus mengenang masa lalu. Oh malangnya namun lupakan itu aku mengajak si mbak Nr untuk menaiki rumah pohon yang berada di dekat rumah baca. Tingginya kira-kira lebih dari 3 m. Tekad yang kuat pertanda alis yang tebal eh kebalik maksudnya alis yang tebal pertanda tekad yang kuat aku lewati tangga yang memutar itu. Wah... tak dinyana tanganku mulai gemeteran akhirnya kuputuskan untuk melepas ketenganku dengan duduk di kursi kayu namun tetap berpegangan pagar besi sambil merem.

Saat turun dari rumah pohon malah si mbak Nr yang gemeteran sekaligus melambatkan langkahnya di tangga besi yang memutar itu. Aku turun duluan dengan sangat fasih hehe tanpa gemeteran lagi loh, sambil mendongakkan kepala "kamu turunnya sambil duduk aja nanti kalau sudah nggak gemeteran baru berdiri". Tak lupa teman blogger lain ikut mencoba sensasi menaiki tangga besi yang kokoh menempel di pohon yang besar itu Tapi sayang aku kali ini hanya bisa memotivasi mereka agar tidak gemeteran sepertiku.

Rumah pohon dekat dengan pondok membaca

Senyum bahagia kami melewati tangga rumah pohon

Inti dari perjalanan ini aku terkagum sangat loh Taman Botani Sukorambi saat ini yang banyak perubahan dibandingkan saat 5 tahun lalu (saat aku orientasi mahasiswa baru) jadi dapat panen ribuan jempol dariku. Perubahan yang menakjubkan dari area dalam ada tempat untuk penjual makanan, ada tempat karaokean yang duh hits banget lokasinya bayangin model cafe outdoor gitu, ada dua rumah pohon di dekat pondok baca halaman belakang, dan terpesona ada spot pasir pantai loh di dekat kantin hehe aku benamkan jari-jariku di situ saat itu karena capek sudah keliling-keliling. Sedangkan di dekat halaman parkir motor ternyata ada kebun hidroponik, jalan menuju pintu keluar tidak lagi harus melewati tangga tapi ada jalan baru yang disetting agar kendaraaan yang lalu lalang tidak tergelincir, ada spot foto buat generasi jaman now (baca : jaman sekarang) yang instagramable (baca: bisa untuk menambah media foto di album instagram). Oya makin penasarankah kalian dengan apa yang aku ceritakan ini???

Baca juga :

Nah sekarang kalian tau kan kalau Jember punya Taman Botani? Pokoknya dijamin betah deh bawa keluarga, calon pendamping hidup, teman, ataupun tetangga se-RT, RW ke sini. Bagi kalian yang menginginkan naik turun ke lokasi dan dari lokasi menuju pintu keluar saat ini sudah disediakan motor Tossa yang bisa memuat 2 orang dan motor golf yang dapat memuat 4-5 orang jadi tidak perlu lagi betis kalian menanggung pegal-pegal efek naik turun tangga. Oya jangan lewatkan juga untuk berbelanja hasil kebun Taman Botani ya yang menyediakan aneka buah dan sayuran organik lokasinya dekat tempat parkir mobil. Semoga saja Taman Botani Sukorambi bisa membangkitkan semangat membangun lebih baik lagi untuk lokasi wisata lainnya yang ada di Jember ini yey jadinya Jember makin rame dong. Semoga bermanfaat ya, segera booking (baca: pesan) tiketnya untuk rencana liburan kalian.

Foto : dokumen pribadi


Buka Setiap Hari (Kecuali hari Jumat) pukul 07.00 - 16.00 WIB
Jl. Mujahir, Sukorambi, Kabupaten Jember,  Jawa Timur 68151, Indonesia
0851-0070-7600


Artikel ini diikutsertakan dalam lomba blog yang diselenggarakan oleh Taman Botani Sukorambi dan Blogger Jember Sueger 



Reactions:

20 komentar:

  1. Botani ini isinya banyak banget ya noy. Aku aja ke sana kurang puas. Kurasa, jelajah dan nikmati botani itu sebaiknya mulai jam 8 pagi sampai jam 4 sore. Biar puas puaaaaaas 😂

    BalasHapus
  2. Buanyak kalau rute kita dari pangkal ke ujung. Lebih puas lagi kalau baterai kamera/ handphone full huhu ini pas hadphoneku baterai 50% jadi dapetnya itu-itu aja.

    BalasHapus
  3. mantab mbak!
    kunjungi juga ya detakpustaka.me

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih semoga menginspirasi dan bisa segera berkunjung ke Taman Botani Sukorambi Jember

      Hapus
  4. Aku baru pertama kali ke Botani kemarin itu mbak, hehee
    Cukup senang sekali mengunjunginya, apalagi di rumah pohon, hheee
    Sayang banget mbk rosa nggak ikutan naik, jadi aku dewean heeee

    BalasHapus
    Balasan
    1. Menantang banget ya mbak hihi sayang banget itu Rosa belum ngerasain manjat ke rumah pohon ^^

      Hapus
  5. Palembang belum ada nih Taman Botani. Hikz

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal kak. Oh jadi Taman Botani di Jember bisa jadi inspirasi wisata di Palembang dong.

      Hapus
  6. Ademmmmm.
    Jd pgn mampir kalok pas mudik

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya silahkan langsung mengunjungi website http://tamanbotanisukorambi.com/ untuk mengetahui lebih dalam apa saja fasilitas baru di sana, terima kasih berkunjung di website saya

      Hapus
  7. Kemarin aku kesana dua kali aslinya. Terakhir tahun 2014 wkwkw. Aseli banyak yg berubah. Tambah keren tempatnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Masih ada merak betinanya juga dulu. Banyakan aku 3 kali kesana tapi nggak buat renang haha.

      Hapus
  8. wuah iya noooy
    aku juga paling suka pasir putihnyaaaa
    rasanya kayak ada di pantaaaai
    XD

    BalasHapus
    Balasan
    1. Haha enyak buat rebahan tapi malu lokasinya pas itu ada ibu2, bapak2 lagi makan di situ.

      Hapus
  9. Halo Mbak Noya, kirain rumah pohon cuma ada satu. Ternyata ada dua ya dan yang rumah pohon ini lebih enak dinaiki dan juga pas turunnya, beda sama yang satunya :'))

    BalasHapus
    Balasan
    1. Salam kenal. Iya benar ada dua rumah pohon satu terbuat dari kayu mungkin agak khawatir jika saat naik, sedangkan yang saya naiki ini rangkanya besi jadi tidak perlu dikhawatirkan lagi.

      Hapus
  10. Naik ke rumah pohon seru juga ya, tapi ngeri naik turunnya haha.
    Belum pernah ke sini, ternyata ada kolam renangnya juga :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya mbak banyak loh pilihan kolamnya di dekat kolam kano ya juga ada kolam renang untuk anak-anak, juga ada buat muslimah.

      Hapus
  11. Noyaaa, aku habis dari sana belang semuaa :((( pake sunblock yaa jangan lupa kalau kesana lagi.
    Btw aku salfok dengan "calon pendamping hidup"nya hahaha

    BalasHapus
    Balasan
    1. Oalah ya mungkin awalnya ke sini di atas jam 11 ya? baik nanti bawa sunblock dan jangan lupa bawa bekal karna rutenya jauh hehe

      Hapus