Minggu, 04 Februari 2018

Apa perbedaan merenda (hakken/ crocheting) dan merajut (breien/ knitting)?

Ada yang sudah tahu perbedaan antara merenda (hakken/ chrocheting) dan merajut (breien/ knitting)? tentu isilah ini asing di telinga anda, kita sering mengenalnya dengan "merenda" untuk istilah hakken dan "merajut" untuk istilah breien. Ini pun yang menjadi pertanyaan beberapa orang di sekitar kita, ketika kita merajut dibilang oleh mereka kita sedang merenda hal ini juga terjadi sebaliknya mengira kita sedang merenda padahalan dalam kenyataannya kita sedang merajut. Ya tentu pertanyaan itu membuat kita bertanya-tanya apa perbedaan dari merenda (hakken) dan merajut (breien). Yuk simak perbedaannya berikut ini 😂

Baca juga : Pertemuan Awal Tahun Blogger Jember Sueger

Teknik merenda adalah teknik yang menggunakan jarum dengan kait pada bagian ujungnya (hook). Teknik ini menghasilkan jahitan berlubang-lubang/ berongga yang dikenal dengan teknik lace knitting/ open work. Kerajinan merenda ini dapat dijumpai di Bali, Padang, Bangka Belitung. Pada teknik merenda (hakken) kita membutuhkan alat seperti: 
1. satu (1) jarum dengan ujung melengkung, berfungsi sebagai pengait benang,
2. menggunakan benang rajut katun,
3. penanda rajutan/ ring stitch marker, berfungsi untuk penanda menghindari kesalahan pola

Baca juga : DIY Organizer Box for Lipcream

Teknik merajut adalah teknik yang menggunakan sepasang jarum yang menghasiljan jahitan yang lebih rapat. Kerajinan ini dapat kita jumpai di berbagai daerah di Indonesia. Selanjutnya yuk mari mengenal lebih detail alat, macam-macam tusukan merajut,
Alat yang digunakan 
1. dua (2) jarum menyerupai sumpit atau tusuk sate ( minimal 2)
2. menggunakan benang katun, nilon, polyester, dan wool
Macam-macam tusukan meraju (dasar)
1. ch (chain)
2. sc (single crochet)
3. hdc (half double crochet)
Reactions:

0 comments:

Posting Komentar